Memahami Seberapa Pentingnya Asuransi Pengiriman Produk Jualan di Blibli.com

Asuransi pengiriman seringkali menjadi hal yang diabaikan dalam kegiatan jual beli online. Biaya tambahan yang dikenakan pada saat checkout ini bisa dikatakan menjadi salah satu fitur demi keamanan dan kenyamanan transaksi, utamanya soal pengiriman. Lantas mengapa banyak konsumen yang justru melewatkan fitur ini? Di situs jual beli terkemuka seperti Blibli.com, fitur ini termasuk ke dalam daftar layanan mereka.

Perlukah Paket Kiriman Produk Diasuransikan?

Mungkin inilah pertanyaan yang seringkali terbersit diantara pihak merchant (penjual) dan konsumen (pembeli). Penjual dalam hal ini sebagai pihak pengirim, bisa saja merasa keberatan sebab akan menambah biaya. Sementara bagi pihak agen menganggap layanan asuransi pengiriman ini perlu dikarenakan setiap paket yang dikirim memiliki risiko yang perlu adapihak yang bersedia menanggung seandainya terjadi hal yang tak diinginkan.

Bukankah pengiriman barang ini merupakan tanggung jawab pihak agen selaku jasa pengiriman dan sudah seharusnya keselamatan barang menjadi tanggung jawab mereka? Memang demikian, namun perlu diketahui pula bahwa  pertanggunganjawab tersebut bersifat terbatas. Ya, terbatas pada apa yang dibayar oleh penerima yaitu biaya transport dan administrasi saja. Ongkos kirim belum termasuk ganti rugi atas resiko yang mungkin ditimbulkan atas proses pengiriman, atau asuransi.

Saat terjadi kasus paketan hilang, rusak atau kekurangan, umumnya perusahaan ekspedisi akan menanggung ganti rugi paling banyak 10 kali lipat dari ongkos kirim. Contoh, ongkos kirim paket sebesar Rp 26.000, maka penggantian maksimal adalah Rp 260.000 berapa mahalpun barang yang dikirimkan. Sementara jika nilai barang dalam paketan tersebut lebih kecil dari Rp 260.000 tersebut, misalnya harga barang adalah Rp 150.000, maka penggantian yang diberikan adalah Rp 150.000 tersebut, bukan Rp 260.000.

Dari penjelasan di atas, tentunya Anda sebagai pembeli maupun penjual sudah memiliki gambaran bagaimana asuransi memberikan perlindungan kepada barang yang akan dikirim. Dengan membayar menggunakan asuransi pengiriman, maka barang yang mengalami hilang, rusak dan kurang akan diganti sesuai harga barang tersebut. Namun perlu diingat pula, ada persyaratan tertentu agar asuransi ini dapat digunakan yang kemudian semakin menjadi bahan pertimbangan.

Barang Apa Saja yang Sebaiknya Menggunakan Asuransi Pengiriman

Realistis saja, untuk dapat menggunakan layanan asuransi pengiriman, barang yang dipaketkan biasanya harus dipacking kayu yang kemudian menambah bobot ataupun dimensi barang. Otomatis penambahan packing yang berakibat pada bobot dan dimensi ini akan menambah ongkos kirim. Inilah alasan lain mengapa asuransi menjadi dilema meskipun nominalnya tidak seberapa.

Nah, barang yang sebaiknya menggunakan asuransi pengiriman antara lain;

  • harganya lebih mahal dibanding 10 kali ongkos kirim
  • harganya di atas Rp 1 juta
  • berupa dokumen resmi, asli dan berharga (KTP, SIM, BPKB, Sertifikat, Paspor, Ijazah dan sebagainya)
  • barang elektronik rentan rusak fisik seperti handphone, kamera dan lainnya
  • barang rentan pecah

Pada situs belanja online terpercaya, asuransi pengiriman menjadi salah satu hal yang diprioritaskan untuk melindungi kepentingan penjual dan pembeli yang menggunakan platform-nya. Salah satu contoh adalah Blibli.com yang tak hanya memberikan gratis ongkos kirim, tetapi juga kemasan gratis hingga asuransi pengiriman untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan para penggunanya.

Sebagai kesimpulan, menggunakan layanan seperti ini tentunya akan semakin membuat penjual dan pembeli semakin tenang dengan proses pengiriman. Seakan-akan tidak ada lagi jarak dalam proses membeli dan jualan online. Tak peduli berapapun harga barang, paket Anda telah diasuransikan dengan pengemasan sebaik dan seaman mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *