Menjajal The Last of Us Part II – Berburu Nora

Hanya beberapa minggu dan semua pemain Playstation 4 akhirnya berkesempatan untuk mencoba The Last of Us Part II, sebuah game bercita-cita baru dari Naughty Dog. Keberadaan serial tersebut memang cukup menggemparkan, apalagi dengan konfirmasi melalui berbagai screenshot dan trailer yang telah dirilis, dua karakter utama dari seri pertama – Ellie dan Joel kembali dikonfirmasi. Dikutip dari http://198.187.29.71 banyak yang melihat kalau seri pertama The Last of Us berakhir dengan ending yang sempurna, sehingga ada kekhawatiran kalau seri kedua ini malah akan merusaknya. Namun, sebanyak informasi yang telah dirilis, bersama dengan sosok Ellie yang semakin menua, The Last of Us Part II ternyata merupakan game aksi yang serupa, namun dalam banyak hal lainnya, terlihat lebih ambisius.

Jika kamu mengikuti berbagai informasi terkait seri ini, sepertinya kamu sudah mengetahui hal-hal baru yang dibawanya. Di atas kertas, gerakan baru seperti kemampuan melompat, memiringkan, atau memecahkan suara kaca secara manual seperti tambahan mekanis yang sederhana dan tidak signifikan. Memang, ekspansi mekanis semacam itu dimaksudkan untuk memberi pengembang kesempatan untuk menawarkan tingkat desain vertikal yang lebih luas, membuka semacam desain “teka-teki” yang tidak dapat diambil di seri pertama dan menawarkan pendekatan siluman baru yang menawarkan tantangan dan rasa baru. Perubahan signifikan itu akhirnya bisa kita eksplorasi secara langsung.

Sesi preview sebelumnya kali ini hanya fokus pada satu misi: “Find Nora!”, Sesi game yang sama seperti yang kamu lihat di cuplikan game singkat di State of Play terakhir minggu lalu. Dalam misi balas dendam yang memotivasi Ellie di serial ini, informasi yang dia butuhkan terletak pada sosok Nora yang merupakan bagian dari faksi milisi – WLF (Washington Liberation Force), yang datang dengan membawa senjata berat, skill terlatih dan sekelompok anjing. matikan. Juga dalam proses mengejar Nora, Anda akan menemukan grup lain bernama Seraphites alias Scars yang bertindak seperti sekte menyeramkan di dunia yang sudah penuh dengan Infeksi.

Jadi apa yang ditawarkan sesi permainan berburu ini di Nora? Hal menarik apa yang kami temukan di sesi permainan ini? Ini adalah kesan pertama kami dan preview The Last of Us Part II. Satu hal yang tak terhindarkan namun diketahui oleh The Last of Us yang pertama, adalah betapa di penghujung kehidupan Playstation 3 kala itu berhasil memberikan sorotan besar pada acara yang masih “ditinggalkan” olehnya. konsol lama. Tujuh tahun setelah peluncuran seri pertamanya, The Last of Us Part II kini kembali menjadi salah satu game yang dirilis pada generasi akhir yaitu Playstation 4. Even Last of Us Part II terlihat seperti seri yang akhirnya berhasil menemukan cara untuk memadatkan semua fitur yang bisa ditawarkan oleh Playstation 4, khususnya untuk Playstation 4 Pro.

Kenapa menyebut game ini sebagai salah satu game eksklusif Playstation terbaik memang tidak berlebihan. Berbasis engine sama yang dibangun oleh Uncharted 4, presentasi visualnya terasa memiliki kemampuan yang bisa dibanggakan, baik Anda suka adegan potongan sinematik yang juga penuh dengan voice action yang menawan atau saat Anda menyukai sisi permainan. Jika kamu merasa ekspresi wajah di Uncharted 4 sudah menarik, maka apa yang dibawa The Last of Us Part II sepertinya membawanya ke level yang sama sekali baru. Semua detail yang ia sampaikan benar-benar membuat Anda merasakan seperti apa perasaan yang dialaminya oleh karakter tersebut dan oleh karena itu pada akhirnya menimbulkan rasa simpati atau simpati. Ditambah dengan efek butiran ekstra dan pencahayaan dramatis di sana-sini, nuansa sinematik yang ditampilkannya bukanlah omong kosong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *