Perawatan Khusus Motor Yamaha NMax yang Sudah Melampaui Usia 4 Tahun

Yamaha NMax masih merupakan salah satu skuter bongsor paling populer di Indonesia. Pesaing PCX Honda yang sengit ini pertama kali diperkenalkan oleh Yamaha Indonesia pada Februari 2015. Saat ini, sudah berusia minimal 4 tahun dan ini tidak pendek. Nah, bagi Anda yang memiliki motor Yamaha NMax 2015 dan telah terbiasa dengan tanggal, perhatikan beberapa hal ini sehingga kinerja NMax tetap berkualitas seperti yang kami kutip dari website Moladin.com berikut.

Jumlah kilometer

Sepeda motor dengan jarak tempuh yang sudah jauh, sangat memungkinkan untuk mendapatkan performa mesin menjadi anak laki-laki. Karena itu perlu membawanya ke bengkel untuk perawatan rutin. Dengan mengacu pada pedoman NMax resmi dari Yamaha, sepeda motor telah menempuh jarak sekitar 48 ribu km dalam minimum 4 tahun. Menurut Endang, kepala Yamaha Mutiara Bukit Indah Tangerang, yang motornya berusia 4 tahun dan memiliki jarak lebih dari 40 ribu km, ia harus melakukan layanan penting.

Ganti oli secara teratur

Semakin lama usia, jadwal perawatan juga harus dianggap lebih ketat, karena kualitas komponen pasti akan menurun. Bahkan jika Anda sedikit melewatkan jadwal, mesin akan rentan terhadap kerusakan dan salah satu yang paling penting adalah bisnis penggantian oli. Meskipun rekomendasi pabrikan 4.000 km sekali. Adeng menyarankan yang terbaik untuk menyelesaikan setiap 3000. Agar komponen mesin tetap terjaga, kinerja positifnya tetap bisa diandalkan.

Perhatikan keadaan CVT (transmisi variabel kontinu)

Kebersihan area CVT mempengaruhi komponen di dalam – V-belt dan roller karena perlu dibersihkan secara teratur, setidaknya sesuai dengan aturan pemeliharaan berkala. Selain itu, pemilik NMax harus peka pada usia 4 jika ada tanda-tanda di mana V-belt dan roller perlu diganti. Sedangkan komponen CVT, mis. V-belt, terkait dengan rekomendasi pabrikan, harus diganti setiap 25.000 km.

Service injektor

Akhirnya, jangan lupa untuk menjalankan layanan injector. Proses ini dilakukan persis setiap kelipatan 10.000 km. Injektor memainkan peran penting dalam mesin transmisi otomatis, yang meludah ke dalamnya dan mengubah bahan bakar minyak (BBM) menjadi kabut, yang kemudian meledak ke ruang bakar busi. Jika kondisinya tersumbat oleh kerak atau kotoran, pembakaran menjadi tidak sempurna, bahkan mesin bisa turun.

Teknologi sepeda motor semakin berkembang, jika pendeteksian awal masalah sepeda motor harus melalui proses inspeksi manual, menghabiskan waktu dan berjuang dengan minyak, sekarang tinggal membaca ‘kode kesalahan’. Ingat bahwa semua sistem kerja mesin sekarang terotomatisasi seperti otak melalui Electronic Control Unit (ECU). Jadi jika ada yang salah dengan mesin, itu bisa segera diinformasikan melalui layar speedometer sehingga segera terdeteksi. Pesan atau kode yang diberikan berbeda untuk setiap model, yaitu, lampu kilat pada lampu MIL (Indikator Kesalahan) atau melalui kode kesalahan dalam bentuk angka, seperti dengan skuter-skuter Yamaha NMax.

Dia menambahkan bahwa pengaturan ulang ECU hanya dapat dilakukan di tempat kerja yang disahkan oleh Yamaha yang menggunakan komputer yang terhubung ke data komponen dan sistem ECU pada NMax. Jika terpaksa me-reset sendiri, ECU mesin akan rusak parah. Sekarang bagi Anda yang tidak tahu apa-apa tentang kode kesalahan pada Yamaha NMax, gulungan berikut merangkum kode numerik dan menjelaskan masalahnya dengan mengikuti detailnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *